Senin, 17 Oktober 2016


Antara dia dan dia

Kau tersenyum lucu ketika anakmu menanyakan kenapa pelembabmu harus beda untuk pagi siang dan malam, namun kau menganggap suamimu pelit ketika menayakan hal yang sama..

Kau tersenyum lucu ketika mantanmu menanyakan kabarmu di jam kerja, namun kau merasa terganggu ketika istrimu menanyakan hal yang sama..

Kau tersenyum lucu ketika anakmu memeluk dan menciummu erat, namun kau merasa dilecehkan ketika suamimu melakukan hal yang sama..

Kau tersenyum lucu ketika teman perempuanmu memintamu mengantarkan membeli kue, namun kau merasa lelah ketika harus melakukannya juga untuk istrimu..

Kau tersenyum lucu ketika anakmu tak membiarkan kau pergi, namun kau menganggap membatasi kebebasan ketika suamimu melakukan hal yang sama..

Sampai kapan kau akan memilih kebenaran hanya menurut logikamu?
Sampai kapan kau akan menentukan pilihan hanya sesuai moodmu?
Sampai kapan kau akan melangkah hanya dengan sebuah perasaan yang isinya tak lebih dari tunggangan setan?